Heboh Kasus Ikan Asin! Sampai Dibuatkan Lagunya Juga

Beritasantai.com - Hampir setiap hari kasus ikan asin selalu menjadi trending topic di stasiun tv lokal selama satu bulan. Terbaru kasus ikan asin yang melibatkan Galih Ginanjar dan Pablo Benua serta istrinya Rey Utami sampai dibikin lagu dan dinyanyikan oleh pedangdut Bella Nova.



Lagu ikan asin yang diciptakan oleh seniman music Tjahjadi dan Ishak ini baru saja diunggah di YouTube channel senimusicindonesia, Rabu (17/7/2019). Namun menyikapi kemunculan lagu Ikan Asin ini, sang kuasa hukum Fairuz A Rafiq, Hotman Paris Hutapea khawatir dengan kondisi psikis Fairuz semakin tertekan dengan munculnya lagu ikan asin.

Melalui akun Instagramnya, Hotman Paris juga mengunggah lagu yang berjudul Ikan asin. Bang Hotman pun makin dibuat geram akibat perbuatan Galih Ginanjar yang menyakiti hati sang mantan istri hingga menyebabkan istilah ikan asin pun sampai dibuat sebuah lagu hingga menjadi viral.

Kasus ikan asin bermula saat Galih Ginanjar dengan sengaja menyebut kekurangan mantan istrinya, yaitu Fairuz A Rafiq. Kini atas perkataannya tersebut Galih Ginanjar telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Rey Utami dan Pablo Benua sang pemilik konten yang mengunggahnya.

Kabar Terbaru Galih Ginanjar dan Pablo Benua serta Rey Utami

Bahkan ketiganya saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi mendekam di balik jeruji. Selama hampir sepekan mendekam di tahanan Polda Metro Jaya, kabar terbaru Rey Utami, Pablo Benua dan Galih Ginanjar menyedihkan. Bahkan salah satu tersangka yang diduga melakukan pelanggaran UU ITE Rey Utami disebut-sebut mengalami turun berat badan sebanyak 3 kilogram selama mendekam di Rutan Polda Metro Jaya. Hal tersebut disampaikan oleh Muh Burhanuddin selaku kuasa hukum dari Rey Utami dan Pablo Benua.

Bahkan Galih Ginanjar disebut sudah 5 hari tak dikunjungi sang istri siri, Barbie Kumalasari sejak mendekam di penjara. Saat dikonfirmasi, Barbie Kumalasari mengaku sudah lima hari ini sakit dan tak bisa mengunjungi Galih Ginanjar.

Semoga kasus ini cepat selesai ya, agar Mbak Fairuz dan keluarga bisa melangsungkan hidup tanpa ada tekanan.

Yang perlu dijadikan pelajaran dari kasus ikan asin adalah “Mulutmu Harimaumu”, agar kita senantiasa bijak dalam berkata-kata, apalagi membicarakan kekurangan mantan istri di depan publik.