Kisah Mbah Cipto, Pengemis Tajir dari Sragen dengan Uang Total 37 Juta

Beritasantai.com - Belakangan ini kisah seorang pengemis tajir selalu viral. Seperti yang baru terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pengemis tajir itu bernama Cipto Wiyono Sukijo yang sudah berumur 75 tahun. Saat itu Mbah Cipto terjaring operasi oleh petugas Satpol PP serta Dinas Sosial Sragen yang menangkap dia saat mengamen di jalanan.

Saat terjaring operasi Mbah Cipto membawa sebuah tas kumal. Namun tidak ada yang menyangka kalau isi didalam tas tersebut adalah uang. Jumlah uang yang dimiliki Mbah Cipto, terungkap saat dilakukan pengecekan oleh pihak Satpol PP, dan Dina Sosial dikantor Rumah Singgah Dinas Sosial Sragen, Jawa Tengah.


Pihak Satpol PP Sragen, melalui Kasie Operasional Pengendalian Gangguan Trantib, Sriyono mengatakan bahwa Mbah Cipto sebenarnya telah diamankan pada Rabu 28 Agustus 2019. Mbah Cipto diamankan tengah meminta- minta di dekat lampu merah Radio Universal Canthel, Sragen. Saat itu, Mbah Cipto diamankan bersama seseorang pengemis tua lainnya yang tidak diketahui identitasnya.

Saat itu pihak Satpol PP tidak berani mengecek isi tas, lantaran keadaan kejiwaan Mbah Cipto masih labil. Petugas juga ketakutan sebab yang bersangkutan terus memegangi tas serta tidak dapat dikendalikan. Karena kondisi Mbah Cipto masih belum labil serta dinilai mengkhawatirkan. Petugas akhirnya mengirimnya ke Rumah Sakit Jiwa Wilayah Solo.

Baru pada hari Senin 2 September 2019 petugas baru dapat mengecek isi tasnya. Didalam tasnya ditemukan terdapat banyak plastik yang berisi uang hasil mengemis. Selain itu terdapat gunting serta perlengkapan lainnya.

Disaat mengeledah membuat petugas terkejut, karena di tas lusuh kepunyaan Mbah Cipto, tenyata isinya uang lembaran yang dibungkus 16 plastik dan nampak lusuh. Setelah selesai dihitung, total uang tunainya mencapai Rp 12. 419. 000. Wow fantastis!

Belum selesai terkejut dengan jumlah uang tunai didalam tas lusuh Mbah Cipto. Petugas dibuat kaget lagi setelah mengecek suatu plastik lusuh yang di dalamnya berisi surat deposito dari BNI atas nama Mbah Cipto, dengan nominal Rp. 25.000.000 dengan jangka waktu 24 Agustus 2018.

Kemudian juga ditemukan sebuah buku rekening atas nama Mbah Cipto dengan saldo Rp. 15.000.000, namun terlihat tanda penarikan dan saldo tersisa tinggal Rp 22.000 saja. Sehingga total harta kekayaan Mbah Cipto dari hasil mengemis yang ditaruh di tas lusuh itu mencapai Rp 37. 441. 000.

Petugas dari Satpol PP dan Dinas Sosial Sragen pun dibuat heran, karena ini baru kali pertama terjadi di wilayahnya. Saat ini Mbah Cipto sudah dijemput dari Rumah Sakit Jiwa Wilayah Solo, dan diantarkan ke keluarganya oleh petugas. Sedangkan untuk sementara uang dan semua barang milik Mbah Cipto diamankan di Rumah Singgah Dinas Sosial.