Viral! Kisah Mistis KKN di Desa Penari yang Memakan Korban

Beritasantai.com - Cerita KKN di Desa Penari ini diceritakan terjadi pada pertengahan tahun 2009 di Kota B, salah satu nama kota di Jawa Timur yang disamarkan. Banyak netizen yang menduga ini adalah kota Banyuwangi, Jawa Timur. Kisah mistis ini menceritakan petualangan 6 orang mahasiswa yang namanya disamarkan sebagai Bima, Anton, Ayu, Widya, Nur, dan Wahyu di kota B yang penuh misteri.


Kisah mereka dimulai ketika bertemu dengan Badarawuhi, atau jin yang merupakan penari di daerah tersebut. Viralnya cerita KKN di Desa Penari ini memang menggambarkan kesukaan masyarakt Indonesia akan cerita-cerita mistis. Sejak kali pertama Nur salah satu mahasiswi menginjakkan kaki di desa tersebut, dia mendengar suara gamelan di hutan, melihat penari, hingga kemudian diikuti makhluk halus. Dari sinilah berbagai kejadian mistis terus bergulir, sampai akhirnya tabir kegelapan di kampung itu mulai terbongkar setelah dua dari mahasiswa itu hilang dan ada yang meninggal dunia.

Kisah misteri tentang KKN di Desa Penari itu sampai saat ini masih viral dan kabarnya akan dibuat cerita film dan bukunya. Menurut salah satu sumber ada dua wilayah di Banyuwangi yang mirip dengan kisah misteri itu, yakni Desa Kemiren, Kecamatan Glagah dan Desa Bayu, Kecamatan Songgon.

Seperti di Kecamatan Songgon terdapat sebuah danau yang berada di sekitar hutan kaki Gunung Raung. Atau tepatnya berada di Kawasan KRPH Perhutani Banyuwangi Barat di Dusun Sambungrejo. Danau itu lokasinya terletak di sekitar petilasan Prabu Tawang Alun yang dikeramatkan masyarakat sekitar. Namun, hutan Dadapan yang disebutkan dalam cerita horor itu tidak ditemukan. Bahkan, kisah misteri soal penari juga masih asing di wilayah tersebut.

Kisah misteri soal KKN di Desa Penari itu membuat sebagian masyarakt Banyuwangi merasa resah. Karena sumber berita itu belum jelas, dan banyak kesan negatif tentang Kota Banyuwangi.

Kisah mistis KKN di Desa Penari ini viral setelah sebelumnya dibagikan oleh akun Twitter@SimpleM81378523 secara berseri pada bulan Juni. Pemilik akun ini menceritakan bahwa kejadian tersebut tak langsung dialami dirinya, melainkan seseorang bernama Widya. Bahkan akun tersebut menjelaskan kejadian yang ditulisnya ini adalah berdasarkan kisah nyata mahasiswa KKN di sebuah desa terpencil yang disebutnya Desa Penari.

Semoga saja kisah ini mulai menemukan titik terangnya. Jika memang benar terjadi, semoga menjadi pembelajaran buat kita semua dan adik-adik mahasiswa kita yang sedang melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) agar selalu berhati-hati dan menjaga norma adat serta agama.